Selain tipe jaringan komputer, seperti telah ditulis sebelumnya,
ada hal lain yang juga berkaitan dengan bentuk jaringan komputer, yaitu
arsitektur atau topologi jaringan komputer. Ada 2 bentuk arsitektur/topologi
jaringan komputer; logik dan fisik. Di posting ini kita bahas secara umum
tentang topologi logik.
Sesuai namanya, Logik, maka maksud
dari topologi ini adalah gambaran bagaimana hubungan-hubungan secara logika
yang terjadi antar masing-masing komputer dalam jaringan.
Beberapa bentuk arsitektur dan
topologi logik yang telah ada diantaranya adalah ArcNET, Ethernet,
Token Ring, FDDI dan sebagainya. Masih banyak arsitektur lainnya,
sebagiannya ditinggalkan tetapi ada juga yang tetap terus dikembangkan. Dari
sekian banyak arsitektur tersebut, yang paling umum dikenal dan banyak
digunakan adalah arsitektur/topologi Ethernet.
ArcNET
Sepertinya arsitektur tipe ini sudah
sangat jarang digunakan dan tidak begitu populer. Dikembangkan oleh DataPoint.
Jaringan dengan topologi ini sangat simpel dan murah, tetapi tidak cocok untuk
lingkungan jaringan yang membutuhkan kecepatan transfer data yang tinggi.
Kecepatan transfer arsitektur ini sekitar 2,5Mbps, sehingga kurang diminati
oleh arsitek jaringan komputer.
ArcNET biasanya menggunakan topologi
fisik BUS atau STAR dengan media transmisi kabel Coaxial RG62. Pada topologi
BUS, di setiap ujung rangkaian kabel (2 komputer yang paling ujung dari
jaringan) harus dipasang terminator untuk menutup jaringan. Sedangkan pada
topologi STAR diperlukan HUB atau Concentrator untuk menghubungkan komputer
yang 1 dengan yang lainnya.
Prinsip kerjanya menggunakan token
passing scheme dan broadcast dimana dalam jaringan komputer tersebut
ada token yang mengalir dan dapat ditempeli dengan data yang akan dikirim ke
komputer tujuan.
Token Ring
Token Ring dikembangkan oleh IBM dan
di standarisasi dengan IEEE 802.5. Kecepatan transfer data arsitektur ini
adalah 16Mbps dengan media transmisi kabel UTP ataupun STP dan topologi fisik
yang digunakan umumnya adalah STAR yang memerlukan HUB.
Pada jaringan Token Ring, sebuah
token bebas mengalir dalam jaringan, jika satu node ingin mengirimkan paket
data, maka paket data yang akan dikirimkan ditempelkan pada token, pada waktu
token berisi data, node lain tidak dapat mengirimkan data. Token passing
digunakan dalam arsitektur ini untuk menghindari collision.
Data dalam jaringan dikirim oleh
masing-masing komputer yang kemudian berjalan melingkar ke komputer-komputer
yang lain untuk kemudian data tersebut akan diambil oleh komputer yang dituju
atau yang membutuhkan. Pola transmisi ini tetap berlaku meskipun topologi
menggunakan STAR.
FDDI menggunakan kabel fiber optik yang bekerja berdasarkan 2 buah ring konsentris dengan kecepatan 100Mbps. Salah satu ring bisa berfungsi sebagai backup apabila ring yang lainnya atau node (komputer) lain terputus atau tidak beroperasi.
Jaringan dengan arsitektur ini memerlukan biaya yang cukup mahal; sehingga kurang cocok untuk membangun yang sederhana seperti di rumah atau di kantor-kantor kecil.
Ethernet
Arsitektur ini dikembangkan oleh
Xerox Corp. pada tahun 1970 dan di standarisasi IEEE 802.3 pada tahun 1980.
Arsitektur Ethernet bisa dikatakan sebagai bentuk jaringan yang paling banyak
digunakan. Hal ini dimungkinkan karena jaringan ini cukup sederhana dan mudah
diinstalasi. Kecepatan transfer data cukup tinggi 10Mbps, 100Mbps dan terus
berkembang hingga 1Gbps.
Arsitektur Ethernet ini dapat dibangun dengan media Coaxial RG58 atau RG8 dan juga kabel UTP dan HUB. Jaringan Ethernet yang menggunakan kabel Coaxial RG58 disebut Thin Ethernet atau 10Base2, jika menggunakan RG8 disebut Thick Ethernet atau 10Base5. Sedangkan yang menggunakan UTP disebut juga 10BaseT atau Fast Ethernet. Fast Ethernet ini yang paling banyak digunakan.
Cara kerja arsitektur ini memakai
metoda CSMA/CD (Carrier Sence Multiple Acces/collision detection).
Bilamana suatu node mengirimkan paket melewati jaringan, maka node tersebut
akan mengecek terlebih dahulu apakah jaringan sedang mengirimkan paket data
atau tidak. jika jaringan sedang kosong, maka node akan mengirimkan paket data.
Jika ternyata ada paket data lain, pada saat node akan mengirimkan data, maka
akan terjadi collision. Bila hal ini terjadi maka jaringan dan node akan
berhenti mengirimkan paket data, kemudian node dan jaringan a
0 Komentar:
Post a Comment